Tidak Bermain Mobile Legends, Anak Ini Meminkan Hal Yang Berbeda

Tidak Bermain Mobile Legends, Anak Ini Meminkan Hal Yang Berbeda

Tidak Bermain Mobile Legends, Anak Ini Meminkan Hal Yang Berbeda

 

Muhammad Fahriza merupakan seorang bocah yang baru duduk dibangku kelas 2 SD ini berani tampil berbeda dengan teman-teman seusianya. Jika anak-anak pada umumnya yang berusia sama dengannya akan menghabiskan waktu untuk frozen tuna loin price bermain mobile legend, maka anak ini tidak demikian. anak yang bersekolah di suatu SD Muhammadiyah 9 Banjarmasin ini memiliki hobi yang cukup lain dari pada yang lain. Apakah yang menjadi hobi dari anak ini? Anak ini memiliki hobi filateli atau mengoleksi perangko. Unik bukan? anak seusianya malah lebih menyukai mengoleksi perangko daripada sibuk bergulat dengan ponsel pintar. Hobi ini masih terbilang baru, karena baru berjalan satu tahun terakhir frozen tuna loin price.

Tidak Bermain Mobile Legends, Anak Ini Meminkan Hal Yang Berbeda

Pada saat ditemui dirumahnya, yang beralamat di sebuah jalan Sutoyo S, kompleks Damai, RT 15, nomor 15. Pada saat itu frozen tuna loin price reza dengan gayanya yang masih malu-malu mengenakan celana levis pensil dipadukan dengan kemeja kotak-kotak yang membuat ia menjadi pria yang beranjak dewasa terlebih potongan rambutnya seperti anak kekinian yang sedikit mowhawk seperti seorang artis Zayn Malik yang lebih menambah kesan tersendiri bagi yang melihatnya.

Ketika ditanyai mengenai koleksi perangko yang ia miliki, maka seakan rasa malu-malu yang diawal lenyap begitu saja, ia dengan percaya diri menunjukkan frozen tuna loin price segala bentuk perangko yang dimilikinya. Ada banyak sekali jenis perangko yang sudah ia kumpulkan selama satu tahun terakhir ini, jumlah perangko yang berhasil ia kumpulkan cukup banyak yaitu mencapai 525 perangko. Yang terdiri dari 281 perangko asal luar negeri dan juga sejumlah 244 perangko asal dalam negeri. Selain dari perangko ia juga mengumpulkan beberapa barang lainnya yaitu kartu pos, yang sampai saat ini jika dikumpulkan telah mencapai 200 lembar. Kartu-kartu ini terdiri dari beberapa kartu yang ia buat sendiri, frozen tuna loin price atau berasal dari teman-teman yang mengiri ia surat dan juga beberapa ia beli.

Ketika ditanyai mengapa ia lebih memilih mengoleksi sebuah perangko dibanding mengoleksi barang lainnya, jawaban reza cukup mencengangkan bagi anak yang masih duduk dibangku kelas 2 SD. Ia menjawab frozen tuna loin price bahwasanya hobinya ini merupakan sebuah hobi yang mengasyikkan dan juga antimainstream terlebih jika dikaitkan dengan kecanggihan dunia yang telah beranjak post milenial ini. Ia juga menambahkan bahwa teman-teman sekelasnya merasa heran dengan hobi yang dimilikinya, namun meskipun demikian reza tetap memiliki banyak teman dan disenangi oleh teman-temannya.

Selanjutnya ia juga bercerita bahwa ia akan mendapatkan suatu kepuasan tersendiri jika mendapatkan sebuah perangko yang langka, yang sulit untuk ditemukan dimanapun. Dalam usaha pencarian perangko langka yang ia inginkan ini, terkadang ia dibantu oleh ibunya dengan bertanya sana-sini dan juga mencarinya melalui media sosial. frozen tuna loin price Hal ini dikarenakan bukan hanya reza saja, namun sang ibu juga memiliki pandangan yang sama dengannya mengenai koleksi perangko. Oleh karena itu sang ibu tidak merasa direpotkan ketika sang anak ingin memiliki jenis perangko langka yang sudah lama ia idam-idamkan tersebut.

Kali ini sang ibu yang bercerita bahwa selain membeli pada tukang perangko atau melalui media sosial, kadang kala ia dan anaknya melakukan suatu pertukaran perangko dengan filatelis lainnya. terutama perangko asing, seperti perangko asal Amerika, Jepang, London, Canada, Filipina, frozen tuna loin price dan masih banyak negara lainnya. Diakhir pembicaraan reza mengatakan bahwa hobi ini akan terus ia pertahankan sampai ia dewasa.

http://kalsel.prokal.co/read/news/15061-bukan-sibuk-main-mobile-legends-bocah-ini-malah-asik-koleksi-perangko.html

http://www.tunaloinsupplier.com/

Related posts

Leave a Comment